MODALQQ Bandarq, Aduq, Dominoq, Bandar Sakong, Judi Capsa
REGISTERBandar Online Terlengkap dan Terbaik

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Baca Lendir – Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik – Cerita Dewasa, Cerita Seks Tante, Cerita Sex Oral, Cerita Sex Mesum, Kisah Seks, Cerita Ngentot, Cerita Sex Bocah, Cerita Seks Terbaru 2018 – Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik
Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Bripda Sofie, adalah seorang anggota Bintara Polwan muda berumur 20 tahun yang baru dilantik beberapa bulan yang lalu. Sofie atau sering dipanggil Fifi memiliki wajah yang cukup cantik, berkulit putih dengan bibir yang merah merekah. Tubuhnya juga kelihatan agak berisi dan sekal.

Orang-orang di sekitarnya bahkan menilai wajahnya sangat cantik, mirip dengan artis korea. Banyak orang menyayangkan dirinya yang lebih memilih profesi sebagai seorang polisi wanita, daripada menjadi artis atau seorang foto model.

Wajar sih, melihat penampilannya yang sangat cantik itu, Sofie memiliki modal yang lebih dari cukup untuk berprofesi sebagai artis model. Tinggi badannya yang proporsional 172 cm dengan ukuran bra 34B, membuat penampilannya semakin menggairahkan.

Apalagi saat dia mengenakan baju seragam dinas Polwan, dengan baju dan rok seragam coklatnya yang berukuran ketat. Sampai-sampai garis celana dalamnya pun terlihat jelas, menembus dan menghias kedua buah pantatnya yang sekal.

Karena ukuran roknya yang sangat ketat, saat ia berjalan membuat goyangan pantatnya terlihat sangat aduhai. Semua pria yang berpikiran nakal, pastilah sangat ingin untuk mencicipi kemolekan tubuhnya.

Hingga pada suatu malam sehabis lembur, sekitar jam 10 malam ia berjalan sendirian meninggalkan kantor. Fifi pulang menuju ke mess yang kebetulan jaraknya sekitar 600 meter dari Markas Polda tempatnya berdinas.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Dia merasakan badannya amat lelah akibat seharian kerja ditambah lembur tadi, sekujur tubuhnya pun terasa lengket-lengket karena keringat. Seragam dinas yang dikenakannya pun sampai terlihat basah oleh keringat tersebut.

Dengan berjalan agak lambat, tibalah Sofie pada sebuah jalan pintas menuju ke mess yang kini tinggal berjarak 100 meter itu. Namun jalan tersebut memang agak sunyi dan juga gelap, walaupun itu adalah jalur tercepat.

Tiba-tiba tanpa disadarinya, sebuah mobil Kijang berkaca gelap memotong jalan dan berhenti di depannya.
Belum lagi hilang rasa kagetnya, sekonyong-konyong keluar seorang pemuda berbadan kekar dari pintu belakang dan langsung menyeret Bripda Sofie.

Tanpa bisa memberikan perlawanan, Fifi pun terseret masuk kedalam mobil tersebut, dan mobil itu langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Didalam mobil tersebut ada empat orang pria, Bripda Sofie diancam untuk tidak berteriak dan bertindak macam-macam.

Sementara mobil terus melaju dengan cepat, Sofie yang masih terbengong-bengong pun didudukkan di bagian tengah. Tubuhnya diapit oleh 2 orang pria, sementara mobil melaju, mereka berusaha meremas-remas pahanya. Tangan kedua lelaki tersebut mulai bergantian mengusap-usap kedua paha mulus Sofie.

Naluri polisi Sofie bangkit mencoba untuk berontak, namun ia tidak dapat berbuat banyak. Lelaki yang duduk dibelakangnya, langsung memukul kepala Fifi beberapa kali hingga akhirnya Sofie pun mengakhiri perlawanannya dan pingsan.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Kedua tangan Bripda Sofie diikat kebelakang dengan tali tambang, hingga dada montoknya yang masih dilapisi seragam Polwan itu mencuat kedepan. Sementara itu, selama dalam perjalanan, kedua pria yang mengapitnya memanfaatkan kesempatan menyingkap rok seragamnya sampai sepinggang.

Setelah itu, kedua belah kakinya dibentangkan lebar-lebar ke kiri dan kanan hingga berposisi mengangkang. Tangan-tangan nakal kedua lelaki tersebut pun dengan leluasa, mulai menyeruak ke dalam celana dalam Fifi. Kemudian dengan sangat bernafsu, mereka mengusap-ngusap kemaluan Bripda Sofie.

Akhirnya sampailah mereka, di sebuah rumah besar yang sudah lama tidak ditempati di suatu daerah sepi. Mobil langsung masuk kedalam dan garasi langsung ditutup rapat-rapat. Kemudian Fifi yang masih pingsan digotong oleh dua orang yang tadi mengapitnya masuk ke dalam rumah tersebut.

Rumah tersebut kelihatan sekali tidak terawat dan kosong, namun di tengah-tengahnya terdapat satu sofa besar yang telah lusuh. Ternyata disana sudah menunggu kurang lebih sekitar lima orang pria lagi, jadi total disana ada sekitar sembilan orang lelaki.

Mereka semua berperangai sangar, badan mereka rata-rata dipenuhi oleh tatto dan lusuh tidak terawat. Sepertinya mereka jarang mandi, Bripda Sofie kemudian didudukkan di sebuah kursi sofa panjang di antara mereka.

“Waw betapa cantiknya Polwan ini.” guman beberapa lelaki yang menyambut kedatangan rombongan penculik itu sambil memandangi tubuh lunglai Fifi.

Tiba-tiba salah seorang dari mereka berujar memerintah,

“Jon.., ambilin air..!”

Seseorang bernama Joni segera keluar ruangan dan tidak lama kemudian masuk dengan seember air.

“Ini Frans..,” ujar Joni.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Frans yang berbadan tegap dan berambut gondrong itu berdiri, dan menyiramkan air pelan-pelan ke wajah Bripda Sofie. Beberapa saat kemudian, ketika sadar Polwan cantik itu terlihat sangat terkejut melihat suasana di depannya,

“Kamu…” katanya seraya menggerakkan tubuhnya, dan dia sadar kalau tangannya terikat erat.
Kali ini Frans tersenyum, senyum kemenangan.

“Mau apa kamu..!” Bripda Sofie bertanya setengah menghardik kepada Frans.

“Jangan macam-macam ya, saya anggota polisi..!” lanjutnya lagi. Frans hanya tersenyum,

“Silakan saja teriak, nggak bakal ada yang dengar kok. Ini rumah jauh dari mana-mana.” kata Frans.

“Asal tau aja, begitu urusan gue di Polda waktu itu beres, elo udah jadi incaran gue nomer satu.” sambungnya.

Sadar akan posisinya yang terjepit, keputusasaan pun mulai terlihat di wajah Polwan itu. Wajahnya yang cantik sudah mulai terlihat memelas memohon iba, namun kebencian di hati Frans masih belum padam.

Terlebih dia masih ingat ketika Bripda Sofie yang membekuknya, saat dia beraksi melakukan pencopetan di dalam sebuah pasar.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Namun karena bukti yang kurang, saat diproses di Polda pun Frans akhirnya dibebaskan. Hal inilah yang membuat Frans menyimpan dendam, dan bertindak nekat seperti ini.

Memang di kalangan dunia kriminal, nama Frans sudah cukup terkenal. Pria berusia 40-an tahun itu sering keluar masuk penjara lantaran berbagai tindak kriminal yang telah dibuatnya.

Tindakannya seperti mencopet di pasar, merampok pengusaha, membunuh sesama penjahat.

Kejahatan terakhir yang belum sempat terlacak oleh polisi yang dia lakukan beberapa hari yang lalu adalah, merampok dan memperkosa korbannya. Seorang ibu muda yang berusia sekitar 25 tahun, istri dari seorang pengusaha muda yang kaya raya.

Ibu itu sendirian di rumahnya yang besar dan mewah karena ditinggal suaminya untuk urusan bisnis di Singapura.

“Ampun Mas, maafkan aku, aku waktu itu terpaksa bersikap begitu.” katanya seolah membela diri.

“Ha.. ha.. ha…” Frans tertawa lepas dan serentak lelaki yang lainnya pun ikut tertawa sambil mengejek Bripda Sofie yang duduk terkulai lemas.
“Hei Polwan goblok, gue ini kepala preman sini tau! Elo nangkep gue sama aja bunuh diri!” ujar Frans sambil mengelus-elus dagunya.
“Sekarang elo musti bayar mahal atas tindakan elo itu, dan gue mau kasih elo pelajaran supaya elo tau siapa gue.” sambungnya.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Bripda Sofie pun tertunduk lemas seolah dia menyesali tindakan yang telah diambilnya dulu, airmatanya pun mulai berlinang membasahi wajahnya yang cantik.

Tiba-tiba, “BUKK..” sebuah pukulan telak menghantam pipi kanannya, membuat tubuh Sofie terlontar ke belakang seraya menjerit. Seorang lelaki berkepala botak telah menghajar pipinya. Dan “BUKK” sebuah pukulan lagi dari si botak menghantam perut Sofie, membuat badannya meringkuk menahan rasa sakit diperutnya.

“Aduh.., ampun Bang.. ampunn..,” ujar Fifi dengan suara melemah dan memelas.

Frans sambil melepaskan baju, mulai berjalan perlahan mendekati Fifi. Badannya yang hitam dan kekar itu semakin terlihat seram, dengan banyaknya tatto yang menghiasi sekujur badannya.

“Udah Yon, sekarang gue mau action.” ujar Frans sambil mendorong Yonas si kepala Botak yang menghajar Fifi tadi.

Tidak perduli dengan pembelaan diri Fifi, Frans dengan kasarnya menyingkapkan rok seragam Polwan Sofie ke atas. Sehingga kedua paha mulus Fifi terlihat jelas, juga celana dalam putihnya. Fifi menatap Frans dengan ketakutan,

“Jangan, jangan Mas…” ucapnya memelas seakan tahu hal yang lebih buruk akan menimpa dirinya.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Kemudian, dengan kasar ditariknya celana dalam Fifi sehingga bagian bawah tubuh Fifi telanjang. Kini terlihat gundukan kemaluan Fifi yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang tidak begitu lebat, sementara itu Fifi menangis terisak-isak.

Para lelaki yang berada disekitar Frans itu pun pada terdiam melongo, melihat indahnya kemaluan Polwan itu. Untuk sementara ini, mereka hanya dapat melihat ketua mereka mengerjai sang Polwan itu untuk melampiaskan dendamnya.

Kini Frans memposisikan kepalanya tepat di hadapan selangkangan Fifi, yang nampak mengeliat-geliat ketakutan. Tanpa membuang waktu, direntangkannya kedua kaki Fifi hingga selangkangannya agak sedikit terbuka. Setelah itu, dilumatnya kemaluan Fifi dengan bibir Frans.

Dengan rakus bibir dan lidah Frans mengulum, menjilat-jilat lubang vagina Fifi. Badan Fifi pun menggeliat-geliat kerenanya, matanya terpejam, keringat mulai banjir membasahi baju seragam Polwannya. Rintihan-rintihannya pun mulai keluar dari bibirnya akibat ganasnya serangan bibir Frans di kemaluannya,

“Iihh.. iihh.. hhmmh..”

Tidak tahan melihat itu, Joni dan Fredi yang berdiri disamping langsung meremas payudara Fifi yang masih terbungkus seragam. Bripda Fifi sesekali nampak berusaha meronta, namun hal itu malah semakin meningkatkan nafsu Frans.

Jari-jari Frans juga meraba secara liar daerah liang kemaluan yang telah banjir oleh cairan kewanitaannya dan air liur Frans. Jari telunjuknya mengorek dan berputar-putar dengan lincah dan sekali-sekali mencoba menusuk-nusuk.

“Aakkh.. Ooughh…”

Bripda Sofie semakin keras mengerang-ngerang.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Setelah puas dengan selangkangan Fifi, kini Frans bergeser ke atas ke arah wajah Sofie. Dan kini giliran bibir merah Sofie yang dilumat oleh bibir Frans. Sama ketika melumat kemaluannya, kini bibir Sofie pun dilumat dengan rakusnya, dicium, dikulum dan memainkan lidahnya didalam rongga mulut Sofie.

“Hmmph.. mmph.. hhmmp..”

Sofie hanya dapat memejamkan mata dan mendesah-desah karena mulutnya terus diserbu oleh bibir Frans.

Bunyi decakan dan kecupan semakin keras terdengar, air liur mereka pun meleleh menetes-netes. Sesekali Frans menjilat-jilat dan menghisap-hisap leher jenjang Sofie.

“It’s showtime..!” teriak Frans yang disambut oleh kegembiraan teman-temannya.

Kini Frans yang telah puas berciuman, berdiri dihadapan Bripda Sofie yang napasnya terengah-engah akibat gempuran Frans tadi. Matanya masih terpejam dan kepalanya menoleh ke kiri, seolah membuang wajah dari pandangan Frans.

Frans pun membuka celana jeans lusuhnya hingga akhirnya telanjang bulat, kemaluannya yang besar telah berdiri tegak mengacung siap menelan mangsa. Lalu Frans meluruskan posisi tubuh Sofie dan merentangkan kembali kedua kakinya, hingga selangkangannya kini terkuak.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Kemudian ia mengangkat kedua kaki Sofie, dan menekuknya hingga menempel sampai ke dada Sofie.

Kemaluan Sofie yang berwarna kemerahan itu kini sudah menganga, seolah siap menerima serangan. Tangis Sofie semakin keras, badannya terasa gemetaran, dia tahu akan apa-apa yang segera terjadi pada dirinya.

Frans pun mulai menindih tubuh Sofie, tangan kanannya menahan kaki Sofie, tangan kirinya memegang batang kemaluannya. Perlahan ia membimbing penisnya, dan mengarahkan ke lubang vagina Sofie yang telah menganga.

“Ouuhh.. aah.. ampuunn.. Mass..!” rintih Sofie.

Badan Sofie menegang keras saat dirasakan olehnya sebuah benda keras dan tumpul berusaha melesak masuk ke dalam lubang vaginanya.

“Aaakkh..!”

Sofie mejerit keras, matanya mendelik, badannya mengejang keras saat Frans dengan kasarnya menghujamkan batang kemaluannya kedalam lubang vagina Sofie. Dilesakkannya batang pusaka itu secara perlahan kedalam lubang yang masih kencang dan rapat itu.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Keringat pun kembali membasahi seragam Polwan yang masih dikenakannya itu. Badannya semakin menegang dan mengejan keras disertai lolongan ketika penisnya berhasil menembus selaput dara yang menjadi kehormatan para gadis itu.

Setelah berhasil menanamkan seluruh batang kemaluannya didalam lubang vagina Sofie, Frans mulai menggenjot dengan irama perlahan-lahan hingga cepat. Darah segar pun mulai mengalir dari sela-sela kemaluan Sofie yang sedang disusupi kemaluan Frans itu.

Dengan irama cepat, Frans mulai menggenjot tubuh Sofie, rintihan Sofie pun semakin teratur dan berirama mengikuti irama gerakan Frans.

“Ooh.. oh.. oohh..!” badannya terguncang-guncang keras dan terbanting-banting akibat kerasnya genjotan Frans yang semakin bernafsu.

Setelah beberapa menit kemudian, badan Frans menegang. Kedua tangannya semakin erat mencengkram kepala Sofie, akhirnya disertai erangan kenikmatan Frans berejakulasi di dalam rahim Bripda Sofie. Sperma yang dikeluarkannya cukup banyak hingga meluber keluar.

Bripda Sofie hanya dapat pasrah menatap wajah Frans dan ia kembali memejamkan mata disaat Frans bergidik untuk menyemburkan sisa spermanya. Dan akhirnya Frans terkulai lemas diatas tubuh Sofie, tangis Sofie pun kembali merebak, ia nampak sangat shock. Badan Frans yang terkulai di atas tubuh Sofie pun terguncang-guncang jadinya karena isakan tangisan dari Sofie.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

“Gimana rasanya Sayang..? Nikmat kan..?” ujar Frans sambil membelai-belai rambut Sofie.

Beberapa saat lamanya Frans menikmati kecantikan wajah Sofie sambil membelai rambut dan wajah Sofie yang masih merintih dan menangis itu. Sementara kemaluannya masih dibiarkan tertancap di dalam lubang vagina Sofie.

“Makanya jangan main-main sama gue lagi ya Sayang..!” sambung Frans sambil bangkit dan mencabut kemaluannya dari vagina Sofie.

“Ayo siapa yang mau maju, sekarang gil…” ujar Frans kapada teman-temannya.

Belum lagi Frans selesai bicara, Fredi yang sedari tadi disampingnya langsung mengambil posisi didepan Sofie yang masih lemas terkulai dikursi. Beberapa orang yang tadinya maju kini mereka mundur lagi, karena memang Fredi adalah orang kedua dalam geng ini.

Fredi yang berumur 38 tahun dan berperawakan sedang ini segera melepaskan celana jeans kumalnya. Dia naik ke atas sofa serta berlutut tepat di atas dada Sofie. Kemaluannya yang telah membesar dan tidak kalah gaharnya dengan kemaluan Frans kini tepat mengarah di depan wajah Sofie.

Sofie pun kembali membuang wajah sambil memejamkan matanya. Fredi mulai memaksa Sofie untuk mengoral batang kejantanannya, tangannya yang keras segera meraih kepala Sofie dan menghadapkan ke depan kemaluannya.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Setelah itu, Fredi memaksakan batang kejantanannya masuk kedalam mulut Sofie hingga masuk sampai pangkal penis. Sepasang buah zakar bergelantungan di depan bibir Sofie, yang kelagapan karena mulutnya kini disumpal oleh kemaluan Fredi yang besar itu.

Fredi mulai mengocokkan batang penisnya didalam mulut Sofie yang megap-megap karena kekurangan oksigen. Dipompanya kemaluannya keluar masuk dangan cepat hingga buah zakarnya memukul-mukul dagu Sofie.

Bunyi berkecipak karena gesekan bibir Sofie dan batang penis yang sedang dikulumnya tidak dapat dihindarkan lagi. Hal ini membuat Fredi yang sedang mengerjainya makin bernafsu, dan makin mempercepat gerakan pinggulnya yang tepat berada didepan wajah Sofie.

Batang penisnya juga semakin cepat keluar masuk di mulut Sofie, dan sesekali membuat Sofie tersedak dan ingin muntah. Lima menit lamanya batang penis Fredi sudah dikulumnya dan membuat Sofie makin lemas dan pucat.

Akhirnya tubuh Fredi pun mengejan keras dan Fredi menumpahkan spermanya di rongga mulut Sofie. Hal ini membuat Sofie tersentak dan kaget, ingin memuntahkannya keluar namun pegangan tangan Fredi di kepalanya sangat keras sekali. Dengan terpaksa Sofie menelan sebagian besar sperma itu.

“Aaah..,”
Fredi pun mendesah lega sambil merebahkan badannya ke samping tubuh Sofie.

Segera Sofie meludah dan mencoba memuntahkan sperma dari rongga mulutnya yang nampak dipenuhi oleh cairan lendir putih itu. Belum lagi menumpahkan semuanya, tiba-tiba badannya sudah ditindih oleh Yonas yang dari tadi juga berada di samping.

“Ouuh..,”

Sofie mendesah akibat ditimpa oleh tubuh Yonas yang ternyata telah telanjang bulat itu. Kini dengan kasarnya Yonas melucuti baju seragam Polwan yang masih dikenakan Sofie itu. Tetapi karena kedua tangan Sofie masih diikat ke belakang, maka yang terbuka hanya bagian dadanya saja.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Setelah itu dengan kasarnya Yonas menarik BH yang dikenakan Sofie dan menyembullah kedua buah payudara indah milik Sofie itu. Pemandangan itu segera saja mengundang decak kagum dari para lelaki itu.

“Aah.. udah Mass.. ampuunn..!” dengan suara yang lemah dan lirih Sofie mencoba untuk meminta belas kasihan dari para pemerkosanya.

Rupanya hal ini tidak membuahkan hasil sama sekali, Yonas malah dengan rakusnya melahap kedua bukit kembar Sofie yang montok itu. Diremas-remas, dikulum dan dihisap-hisapnya kedua payudara indah itu hingga warnanya berubah menjadi kemerah-merahan dan mulai membengkak. Setelah puas mengerjai bagian payudara itu, kini Yonas mulai akan menyetubuhi Sofie.

“Aaakkhh…” kembali terdengar rintihan Sofie dimana pada saat itu Yonas telah berhasil menanamkan kemaluannya di dalam vagina Sofie.

Mata Sofie kembali terbelalak, tubuhnya kembali menegang dan mengeras merasakan lubang kemaluannya kembali disumpal oleh batang kejantanan lelaki pemerkosanya.
Tanpa membuang waktu lagi, Yonas langsung menggenjot memompakan kemaluannya di dalam kemaluan Sofie. Kembali Sofie hanya dapat merintih-rintih seiring dengan irama gerakan persetubuhan itu.

“Aaahh.. aahh.. oohh.. yahh.. owwhh..!”

Selang beberapa menit kemudian, Yonas pun akhirnya berejakulasi di rahim Sofie. Yonas pun juga tumbang menyusul Frans dan Fredi, setelah merasakan kenikmatan berejakulasi di rahim Sofie.

Kini giliran seseorang yang juga tidak kalah berwajah garang, seseorang yang bernama Martinus, badannya tegap dan besar serta berotot. Usianya sekitar 35 tahun, berkepala plontos, kulitnya gelap, penampilannya khas dari daerah timur Indonesia.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Nampak Martinus dengan santai mencopoti bajunya hingga telanjang bulat, kemaluannya yang belum disunat pun sudah mengacung besar sekali. Sofie yang masih kepayahan hanya dapat menatap dengan wajah yang sendu, seolah airmatanya telah habis terkuras.

Kini hanya tinggal senggukan-senggukan kecil yang keluar dari mulutnya, nafasnya masih terengah-engah gara-gara digenjot oleh Yonas tadi. Setelah itu, dia mendekati Sofie dan menarik tubuhnya dari sofa sampai terjatuh ke lantai. Cengkraman tangannya kuat sekali.

Kini dia membalikkan tubuh Sofie hingga telungkup, setelah itu kedua tangannya memegang pinggul dan menariknya hingga posisi Sofie kini menungging. Jantung Sofie pun berdebar-debar menanti akan apa yang akan terjadi pada dirinya. Dan,

“Aakkhh.. ja.. jangan di situu.., ough..!” Tiba-tiba Sofie menjerit sangat keras, matanya terbelalak dan badannya kembali menegang keras.

Ternyata, Martinus berusaha menanamkan batang kejantanannya di lubang anus Sofie. Martinus dengan santainya mencoba melesakkan kejantanannya perlahan-lahan ke dalam lubang anus Sofie.

“Aaakh.. aahh.. sakit.. ahh..!”

Sofie meraung-raung kesakitan, badannya semakin mengejang. Dan akhirnya Martinus bernapas lega disaat seluruh kemaluannya berhasil tertanam di lubang anus Sofie. Kini mulailah dia menyodomi Sofie dengan kedua tangan memeganggi pinggul Sofie.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Dia mulai memaju-mundurkan kemaluannya mulai dari irama pelan kemudian kencang sehingga membuat tubuh Sofie tersodok-sodok dengan kencangnya.

“Aahh.. uuhh.. Oaaah.. oohh.. sudah…hhmm.. ampun.. saakiit.. hooh..!”

Begitulah rintihan Sofie, sampai akhirnya Martinus berejakulasi dan menyemburkan spermanya kedalam lubang dubur Sofie yang juga telah mengalami pendarahan itu.

Akan tetapi belum lagi habis sperma yang dikeluarkan oleh Martinus di lubang dubur Sofie, dengan gerakan cepat Martinus membalikkan tubuh Sofie yang masih mengejan kesakitan hingga telentang. Martinus rupanya belum merasakan kepuasan, dan dia tanamkan lagi kejantannya ke dalam lubang vagina Sofie.

“Oouuff.., aahh..!”

Sofie kembali merintih, saat kemaluan Martinus menusuk dengan keras lubang vaginanya.

Langsung Martinus kembali menggenjot tubuh lemah itu dengan keras dan kasar, sampai-sampai membanting-banting tubuh Sofie membentur-bentur lantai.

“Ouh.. oohh.. ohh..!” Sofie merintih-rintih dengan mata terpejam.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Dan akhirnya beberapa menit kemudian, Martinus berejakulasi kembali, yang kali ini ditembakkan ke rongga vagina Sofie. Begitu tubuh Martinus ambruk, kini giliran seseorang lagi yang telah antri di belakang untuk menikmati tubuh Polwan yang malang ini.

“Giliran gua. Gue dendam sama yang namanya polisi..!” ujar Jack.

Jack, begitulah orang ini sering dipangil, dia adalah residivis yang baru berusia 18 tahun. Namun dia tidak kalah sangar dengan Frans atau yang lainnya yang telah berusia 30 sampai 40-an tahun itu. Kejahatannya juga tidak kalah seram, terakhir dia sendirian merampok seorang mahasisiwi yang baru pulang kuliah malam dan kemudian memperkosanya.

Jack memungut topi pet Polwan milik Sofie, dan mengenakannya ke kepala Sofie. Setelah itu, tanpa ragu-ragu Jack memasukkan penisnya langsung menembus vagina Sofie. Namun Sofie hanya merintih kecil, karena sudah terlalu banyak rasa sakit yang diderita sebelumnya.

Beberapa menit lamanya Jack memompa tubuh Sofie yang lemah itu, tubuh Sofie hanya tersentak lemah seperti seonggokan daging tanpa tulang. Akhirnya, kembali rahim Sofie yang sudah sangat kesakitan itu dibanjiri lagi oleh sperma Jack.

Setelah Jack yang sebagai orang kelima selesai memperkosa Sofie tadi, kini empat orang yang lainnya mulai mendekat. Mereka adalah anggota muda dari geng ini, usia mereka juga masih muda. Ada yang baru berusia 15 tahun, dan ada pula yang berusia 17 tahun.

Namun penampilan mereka tidak kalah seram dengan para seniornya. Aksi mereka beberapa hari yang lalu adalah, memperkosa seorang siswi SMU berumur 16 tahun yang baru pulang sekolah.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Gadis cantik yang juga berprofesi sebagai foto model pada sebuah majalah remaja itu mereka culik dan mereka gilir ramai-ramai. Tidak lupa setelah mereka puas, mereka pun menjarah dompet, HP, jam tangan serta kalung milik sang gadis malang tadi.

Rata-rata dari mereka yang cuma menjadi penonton sedari tadi sudah tidak dapat menahan nafsu. Sekarang mulailah mereka menyetubuhi Sofie satu persatu. Dibuatnya tubuh Polwan itu menjadi mainan mereka. Orang keenam yang menyetubuhi Sofie berejakulasi di rahim Sofie. Namun pada saat orang ke tujuh, memilih untuk menyodomi Sofie, tiba-tiba Sofie yang telah kepayahan dan pingsan.

Setelah orang ketujuh tadi berejakulasi dilubang dubur Sofie, orang ke-delapan dan sembilan berpesta ditubuh Sofie yang telah pingsan itu. Mereka masing-masing menyemprotkan sperma mereka di rahim dan wajah Sofie, serta ada juga yang berejakulasi di mulut Sofie.

Setelah keempat orang tadi puas, rupanya penderitan Sofie belum juga usai. Frans dan Martinus kembali bangkit dan mereka satu persatu kembali meyetubuhi tubuh Sofie dan sperma mereka berdua kembali tumpah dirahimnya.

Sampai pada akhirnya, semua pria yang ada disana telah menikmati tubuh Bripda Sofie sang Polwan yang cantik itu.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam 4 pagi, para anggota muda diperintah Frans untuk melepas tali yang mengikat tangan Sofie. Kemudian mereka disuruh untuk merapikan dan mengenakan seluruh seragam Polwan tersebut kembali ketubuh Sofie.

Hingga akhirnya Sofie komplit kembali mengenakan seragam Polwannya walau dalam keadaan pingsan. Setelah itu Frans, Martinus dan Yonas menggotong tubuh Sofie ke mobil Kijang. Mereka bertiga membawa tubuh Sofie kembali ke tempatnya diambil tadi malam.

Namun selama dalam perjalanan, tiba-tiba nafsu Yonas kembali bangkit, dia pun mengambil kesempatan terakhir ini untuk kembali memperkosa tubuh Sofie sebanyak dua kali.

Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik

Dia akhirnya berejakulasi di mulut dan di rahim Sofie beberapa meter sebelum sampai pada tujuan. Frans dan Martinus yang duduk di depan hanya dapat memaklumi, karena nafsu sex Yonas memang besar sekali. Setelah baju seragam Polwan Sofie dirapikan kembali, tubuh lunglai Bripda Sofie dicampakkan begitu saja di pinggir jalan yang sepi.

Tanpa diketahui oleh Frans dan Martinus, Yonas diam-diam rupanya menyimpan CD putih milik Sofie, dan menjadikannya sebagai kenangan. Setelah itu mereka pun meluncur ke rumah kosong tadi untuk menjemput kawanan geng mereka yang masih berada di sana.

Kemudian mereka bersembilan langsung meluncur menuju ke pelabuhan guna menumpang sebuah kapal barang untuk melakukan perjalanan jauh. Mereka tahu, pasti suatu saat sepasukan polisi akan melacak keberadaan mereka. Jadi mereka sudah bisa tenang dalam pelayaran menuju ke suatu pulau di wilayah timur Indonesia.

Baca Lendir – Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik – Cerita Dewasa, Cerita Seks Tante, Cerita Sex Oral, Cerita Sex Mesum, Kisah Seks, Cerita Ngentot, Cerita Sex Bocah, Cerita Seks Terbaru 2018 – Cerita Sex Penderitaan Panjang Polwan Cantik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *