MODALQQ Bandarq, Aduq, Dominoq, Bandar Sakong, Judi Capsa
REGISTERBandar Online Terlengkap dan Terbaik

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Baca Lendir – Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera – Cerita Dewasa, Cerita Seks Tante, Cerita Sex Oral, Cerita Sex Mesum, Kisah Seks, Cerita Ngentot, Cerita Sex Bocah, Cerita Seks Terbaru 2018 – Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera.

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera
Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Dalam cerita kali ini aku mau berbagi pengalamanku, perkenalkan namaku Joni. Aku tinggal dikota S daerah Jawa Tengah, tinggi badanku 169cm dan berat badanku 52kg.

Aku saat ini kuliah disalah satu universitas ternama, yang ada di Jateng. Langsung saja kuceritakan pengalamanku yang terjadi saat aku masih duduk kelas 1 SMP, tapi aku masih ingat betul ceritanya.

Saat aku lulus SD, nilai kelulusanku sangat memuaskan. Seperti janji ayahku, kalau nilaiku baik aku akan dikirim sekolah di luar kota yang pendidikannya lebih baik. Disana aku akan dititipkan dirumah pamanku, om Billy.

Dia orang yang sangat kaya raya, rumahnya sangat megah tapi terletak disebuah desa pinggir kota. Rumahnya terdapat dua lantai, dan dilengkapi dengan kolam renang yang ukurannya lumayan besar. Om Billy orangnya sangat sibuk, tapi dia mempunyai istri yang sangat cantik namanya Tante Vera, wajahnya mirip dengan Amara.

Pernikahan Om Billy dan Tante Vera dikaruniai seorang anak, umurnya juga masih kecil. Tante Vera sangat rajin merawat tubuhnya, walapun dia sudah mempunyai satu anak tubuhnya tetap padat berisi.

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Body semoknya ditunjang dengan payudara yang sangat montok kira kira 36B. Hal itu yang membuatku tertarik akan keindahan serta anugrah dari tubuh seorang wanita ini.

Sesampainya dirumah Om Billy, Aku memasuki pintu rumah yang besar dan disambut oleh Om Billy beserta istrinya. Om Billy menjabat tanganku sedangkan Tante menciumku, Aku agak sungkan dengan perlakuan seperti itu.

Pembantu disuruh membawakan tasku dan mengantarku sampai kekamar, kamar yang kutempati ini 3x lipat luasnya dari kamar tidurku dirumah. Setelah itu aku berkeliling rumah melihat kolam renang, serta sempat melihat kamar mandi yang tak terbayang olehku.

Disana terdapat wastafel dengan cermin yang besar, wc yang bersih, bathtub, dan dua buah shower. Satu dengan kaca buram, sedangkan yang satu lagi dengan kain yang diputarkan membentuk 1/4 lingkaran. Tempat itu masih dalam satu ruangan tanpa penyekat.

Suatu sore hari, aku duduk ditepi kolam. Om Billy datang menghampiriku dia bilang mau pergi keluar kota. Dia juga mohon maaf tidak bisa menemaniku, kami pun mengantarkan sampai pagar rumah.

Setelah itu aku kembali duduk menikmati suasana kolam renang, tiba-tiba dari belakang muncul sosok yang sangat menawan. Tante dengan balutan piyama datang menghampiriku.

“Jon kamu suka nggak ama rumah ini..??”

“Suka banget Tante, kayaknya aku kerasan banget dengan rumah ini tiap sore bisa renang”

“Kamu suka renang, yuk kita renang bareng, pas waktu ini udara sangat panas”

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Wahhh sungguh beruntung, aku bisa berenang sama Tante yang bodynya bahenol. Waktu bertemu pertama kali aku, cuma bisa membayangkan bentuk tubuhnya waktu renang dengan balutan swimsuit.

Tapi ketika dia berdiri dan membuka piyamanya, kontan aku tersedak. Karena ternyata dia cuma memakai Bikini berwarna coklat muda, dengan bawahn G-String yang sangat sexy.

“Huhuukkk… Aduh Tante aku kira Tante mau telanjang”

“Enak aja kamu, Om bilang kamu suka bercanda”

“Tante nggak malu dilihatin ama satpam Tante, Tante pake bikini seperti ini”

“Ihh ini sudah biasa Tante pake bikini kadang ada orang kampung ngintip Tante”

“Benar Tante… Tapi sayang aku lupa bawa celana renang”

“Ah… Nggak apa apa pake aja dulu celana dalam kamu. Nanti aku suruh bi’ Imah suruh beli buat kamu, yuk nyebur…” segera Tante menyeburkan dirinya.

Dengan malu-malu aku membuka bajuku, tapi belum buka celana. Aku sebenarnya malu sama Tante, lalu dia naik dari kolam. Dia memdekatiku, lalu berkata
,

“Ayo cepet… Malu ya ama Tante? nggak apa apa kok. Kan kamu keponakan Tante. Jadi sama dengan kakak perempuan kamu.”

Waktu dia mendekatiku terlihat jelas putingnya menonjol keluar. Maklum nggak ada bikini pake busa, kulirik bagian payudaranya dan dia hanya tersenyum.

Setelah itu dia kembali menarikku, tanpa basa-basi dengan muka tertunduk aku melorotkan celana dalamku. Aku takut kepala adikku yang lagi tegang kelihatan menyembul dari balik celana dalamku.

Setelah melepas celana, aku langsung berenang bersama Tante sampai puas, sehabis renang aku naik dan segera kekamar mandi yang besar.

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Aku masuk dan ketika aku ingin menutupnya, ternyata tidak ada kuncinya jadi kalau ada orang masuk tinggal buka aja.

Bergegas aku segera masuk ketempat dengan penutup kain. Aku tanggalkan semua yang tertinggal ditubuhku dan aku membilas dengan air dingin. Ketika hendak menyabuni tubuhku, terdengar suara pintu terbuka, aku mengintip dan ternyata Tante Vera yang masuk.

Kontan aku kaget dan berusaha agar tidak ketahuan. Tapi ketika dia membuka sedikit penutup kainku, aku spontan kaget dan segera menghadap ke belakang.

“Ehhh… Maaf ya Jon aku nggak tahu kalau kamu ada didalam. Habis nggak ada suara sih”

Langsung segera wajahku memerah ketika aku baru sadar, Tante sudah menanggalkan bikini bagian atasnya. Dia segera menutupinya dengan telapak tangannya. Aku tahu waktu tubuhku menghadap kebelakang tapi kepalaku lagi menoleh kepadanya.

“Maaf… Juga Tante… Ini salahku” jawabku yang seolah tidak sadar apa yang aku lakukan.

Yang lebih menarik adalah, telapak tangan Tante tidak cukup menutupi semua bagiannya. Sehingga terlihat sedikit, puting kecil berwarna cokelat yang sangat kontras dengan besarnya payudara Tante.

“Tante tutup dong tirainya, aku kan malu”

Segera ditutup tirai itu. Aku hidupkan air shower seolah-olah aku sedang mandi. Aku intip Tanteku, ternyata dia masih diluar berdiri didepan cermin belum masuk ke tempat shower.

Dirinya sedang membersihkan muka, tampak payudaranya bergoyang-goyang menggairahkan sekali. Dengan sengaja aku buka sedikit tirainya, supaya aku dapat melihat dengan lebih jelas. Sambil bermain dengan adikku yang sudah sangat keras, kukocok dengan sabun cair milik Tante.

Ketika aku intip yang kedua kalinya, dia sedang mengoleskan cairan disekujur tubuhnya. Aku melihat tubuh Tante mengkilap setelah diberi cairan itu. Aku tidak tahu cairan apa itu, dia mengoleskan disekitar payudaranya agak lama. Sambil diputar putar kadang agak diremas kecil.

Ketika sekitar 2 menit kayaknya dia mendesis membuka sedikit mulutnya sambil dia memejamkan mata. Sambil menikmati pemandangan aku konsentrasikan pada kocokanku dan akhirnya… Crot crot…

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Air maniku tumpah semua ke CD bekas aku renang tadi.

Yang aku kagetkan nggak ada handuk, lupa aku ambil dari dalam tasku. Aku bingung, setelah beberapa saat aku tidak melihat Tante di depan cermin, tapi dia sudah berada didepan shower yang satunya.

Aku tercengang waktu dia melorotkan CDnya, dan dengan perlahan lahan melemparkannya kekeranjang dan masuk ke shower. Setelah beberapa kemudian dia keluar, aku sengaja tidak keluar menunggu Tanteku pergi. Tapi ternyata dia malah menghampiriku.

“Jon koq lama banget mandinya. Hayo ngapain didalam?”

Kemudian aku mengeluarkan kepalaku saja dibalik tirai. Aku kaget melihat tante Vera sudah ada dihadapanku, tanpa satu busanapun yang menempel ditubuhnya. Merasa malu, aku langsung tutup kembali tirainya.

“Joni malu ya, nggak usah malu aku kan masih Tantemu. Nggak apa-palah?”

“Anu Tante aku lupa bawa handuk jadi aku malu kalau harus keluar”

“Aku juga lupa bawa handuk, sudahlah kamu keluar dulu aja, Biar tante ambilkan handukmu.”

Akupun keluar dari shower saat tante pergi. Setelah beberapa menit aku mulai kedinginan, yang tadinya adikku mengeras tiba-tiba mengecil kembali. Lalu pintu terbuka dan pembantu Tante yang usianya seperti kakakku datang bawa handuk, akupun kaget segera aku menutupi adikku.

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Dia melihatku dan tersenyum manis, Aku tertunduk malu. Setelah dia keluar, belum sempet aku menutup auratku Tanteku masuk masih tetap telanjang hanya sudah pake cd model g-string.

“Ada apa Tante, kok masih telanjang?” tanyaku sok cuek bebek padahal aku sangat malu ketika adikku berdiri lagi.

“Sudah nggak malu ya…, anu Jon aku mau minta tolong”

“Tolong apa Tante koq serius banget? Tapi maaf ya Tante adik Joni berdiri”

Dia malah tertawa.

”Idih itu sih biasa kalau lagi liat wanita telanjang” jawab Tante.

“Begini aku minta Joni meluluri badan Tante soalnya tukang lulurnya nggak datang”

Bagai disambar petir. Aku belum pernah pegang cewek sejak saat itu. Namun pucuk dicinta ulam tiba, kesempatan ini tak ingin ku sia-siakan.

“Mau nggak…?”
“Mau Tante.”

Segera dia berbaring tengkurap. Aku melumuri punggung Tante dengan lulur. Aku ratakan disegala tubuhnya, tiba-tiba handukku terlepas. Nongol deh senjataku, langsung aku tutupi dengan tanganku.

“Sudah biarin aja, yang ada cuma aku dan kamu apa sih yang kamu malukan?”

Dengan santainya dia menaruh handukku kelantai.

“Tubuh Tante bagus banget, walaupun sudah punya anak tapi payudara Tante tetap kenceng”

Aku berbicara waktu aku tahu payudaranya tergencet saat dia tengkurap. Dan dia hanya tersenyum. Aku sekarang meluluri bagian pahanya dan pantatnya.

“Jon berhenti sebentar”

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Akupun berhenti lalu dia mencopot cdnya, sehingga otomatis adikku tambah gagah. Aku tetap tak berani menatap bagian bawahnya, setelah beberapa waktu dia membalikkan badan ke arahku. Lagi-lagi aku hampir tersedak, melihat pemandangan yang sangat mengagumkan itu.

“Jon Adikmu lagi tegang tegangnya nih kayaknya sudah hampir keluar nih.”

Lalu dia menyuruhku mengolesi lulur dibagian payudaranya. Disuruhnya aku supaya agak meremas-remasnya. Aku sendiri merasa ketagihan, aku melihat puting berwarna coklat muda lagi mengeras. Kadang-kadang sengaja kusenggol putingnya atau kusentil. Dia memekik dan mendesah seperti ulat kepanasan.

“Jon terus remas… Uhuhh remes yang kuat”

“Tante kok jarang rambutn dianunya Tante? Nggak kaya Mbak Ana” aku bertanya dan dia hanya tersenyum ketika tanganku beralih ke daerah vagina.

Ketika aku menyentuh vagina Tante yang jarang rambutnya, tanganku terasa gemetar menyentuh gundukan itu. Belum aku kasih lulur daerah itu, sudah basah dengan sendirinya. Aku disuruhnya terus mengusap usap daerah itu, kadang aku tekan bagian keduanya.

“Jon pijatanmu enak banget… Terus…”

Setelah aku gosok terus dengan lembut tiba-tiba Tante menegang. Serrr serrr, aku mencari sumber bunyi yang pelan tapi jelas. Aku tahu kalau itu berasal dari bagian sensitif Tante, tak lama kemudian dia terkulai lemas.

“Makasih ya Jon, atas lulurannya. Untung ada kamu, ternyata kamu ahli juga ya”

“Tentu Tante, kalau ada apa-apa bisa andalkan Joni”

Lalu dia pergi dari kamar mandi itu, sedangkan aku memakai handuk untuk menutupi bagian tubuhku. Aku mengikutinya dari belakang, dan ternyata dia berjalan-jalan dirumah tanpa sehelai benang pun.

Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera

Aku pun segera masuk ke kamar tidur yang dipersiapkan, tenyata ada pembantu yang tadi mengambilkan handuk. Saat itu, dia sedang menata pakaianku ke dalam lemari pakaian.

“Den Joni, tadi kaget nggak ngeliat ibu telanjang?”

Sebelum kujawab, dia memberitahukan kalau Tante itu memang suka telanjang dan memamerkan tubuhnya. Bahkan ke semua orang yang ada dirumah, baik perempuan maupun laki-laki tapi tidak berani kalau ada suaminya.

Pembantu itu juga memberitahukan kejadian yang aneh, saat dia berenang telanjang. Yang paling aneh, kadang-kadang ketika dia menyirami bunga juga telanjang dada di depan rumah tepatnya halaman depan. Padahal banyak orang yang sering lewat depan rumah.

“Sudah ganti sana CD nya ada didalam lemari itu, tapi kayaknya anunya den Joni masih amatir” dia menggodaku.

Setelah melewati beberapa hari, akupun jadi sering mandi sama Tante Vera, bahkan hampir tiap hari. Semakin dipandang tubuhnya terlihat semakin oke saja, itu semua pengalaman saya hidup dirumah Tante Vera yang aduhai.

Tetapi aku sangat kecewa waktu aku harus meninggalkan rumah itu, belum genap satu tahun. Aku diharuskan balik ke rumah, karena ayah dan ibuku bekerja diluar kota, sehingga aku harus tinggal bersama kakakku Ana.

Baca Lendir – Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera – Cerita Dewasa, Cerita Seks Tante, Cerita Sex Oral, Cerita Sex Mesum, Kisah Seks, Cerita Ngentot, Cerita Sex Bocah, Cerita Seks Terbaru 2018 – Cerita Sex Mandi Bersama Tante Vera.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *